SDS Al-Kautsar kembali melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) pada Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada Rabu–Kamis, 24–25 September 2025 / 2-3 Rabi’ul Akhir 1447 H, bertempat di laboratorium komputer SDS Al-Kautsar.
ANBK SDS A
l-Kautsar tahun ini diikuti oleh 30 orang peserta didik kelas V yang telah terpilih sebagai sampel sesuai ketentuan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Pelaksanaan ANBK dibagi ke dalam dua sesi setiap harinya, dengan pembagian sebagai berikut:
Sesi 1 : 07.30 – 09.30 WIB
Sesi 2 : 10.30 – 12.30 WIB
Masing-masing sesi diikuti oleh 15 peserta didik dengan pengaturan tempat duduk yang rapi dan sesuai standar pelaksanaan ANBK.
Pada hari pertama, Rabu, 24 September 2025, para peserta mengikuti asesmen pada bidang Literasi serta Survei Karakter. Sementara itu, pada hari kedua, Kamis, 25 September 2025, bidang yang diujikan meliputi Numerasi dan Survei Lingkungan Belajar.
ANBK merupakan program evaluasi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang bertujuan untuk memetakan mutu pendidikan secara nasional. Tidak seperti ujian yang menilai capaian individu, ANBK berfokus pada evaluasi sistem pendidikan melalui tiga instrumen utama: Literasi, Numerasi, serta Survei Karakter dan Lingkungan Belajar. Dengan demikian, hasil ANBK akan menjadi bahan refleksi dan perbaikan pembelajaran di sekolah, sehingga pendidikan lebih berkualitas dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Sebelum memasuki hari pelaksanaan utama, peserta didik SDS Al-Kautsar terlebih dahulu mengikuti kegiatan simulasi ANBK. Simulasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman teknis mengenai tata cara pengerjaan soal, penggunaan perangkat komputer atau laptop, serta membiasakan peserta dengan moda asesmen berbasis digital. Melalui simulasi ini, diharapkan peserta lebih siap dan percaya diri saat mengikuti asesmen yang sesungguhnya.
Secara keseluruhan, pelaksanaan ANBK di SDS Al-Kautsar berjalan dengan tertib, lancar, dan kondusif. Peserta menunjukkan sikap disiplin dan kesungguhan, sementara para guru, proktor, teknisi IT, serta tim pendukung lainnya bekerja sama memastikan kegiatan berlangsung sukses tanpa kendala berarti.
